Japan Day 3

Halo! Pada liburan kemana nih akhir taun kemaren? Atau mungkin masih ada yang butuh piknik? Di awal tahun 2017 ini saya bakal ngasih lagi racun traveling ke Jepang. Biar mantap, baca cerita sebelumnya disini dan disini.

28 Maret 2016
Forecast: Mostly cloudy, 9º – 17º C

Gara-gara kemarin saya kurang tidur, alhasil saya bangun kesiangan! Padahal mau ke pasar Tsukiji, pasar ikan terlengkap di Tokyo. Kecewa dengan tidak tercapainya satu itinerary tidak menurunkan semangat saya untuk segera bersiap-siap menuju Shibuya.

Sekitar jam 10 saya berangkat ke Shibuya. Untung subway nya nggak penuh karena rush hour udah lewat dan saya masih dapet tempat duduk. Sekitar jam 11 saya udah nyampe Shibuya. Ternyata stasiun Shibuya luas banget, soalnya gabungan dari stasiun subway dan stasiun JR (lebih detail baca disini). Kalo gak salah stasiun Shibuya nyambung sama mall dan hotel juga. Cukup bingung untuk nyari exit di stasiun ini, tapi akhirnya ketemu juga dan saya sangat terpukau dengan pemandangan khas Shibuya.

img_3706
Shibuya Crossing
img_3716
Siap-siap nyebrang

Shibuya ini atau kebih tepatnya persimpangan Shibuya ini semacem Times Square kalo di Amerika, tapi menurut saya sih lebih familiar ini soalnya sering liat di video klip J-POP, anime, dorama Jepang, bahkan film Hollywood. Nggak jauh di persimpangan ada patung Hachiko yang fenomenal. Banyak orang berkerumun disekitarnya. Ternyata pada liat-liat dan ngantri foto. Walaupun cuma patung anjing, tapi karena kisah hidupnya yang mengharukan membuat patung Hachiko ini jadi salah satu destinasi wisata di Tokyo, anak kost pasti seneng kesini soalnya gratis.

img_3724
Style ancur X Hachiko

Udah tengah hari saatnya makan. Saya pun menyebrang persimpangan dengan ratusan orang lainnya menuju Shibuya Center Gai untuk mencari makan. Jadi Shibuya Center Gai ini semacam jalan kecil yang hampir bebas kendaraan dan dikanan-kirinya berderet toko fashion, makanan, konbini, pokoknya semua ada deh disini. Sempet liat toko sepatu Nike atau entah merk apa lupa, yang displaynya terbuka tanpa etalase kaca! Jadi itu sepatu-sepatu sneakers kece dipajang aja gitu di tembok.

img_3718
Shibuya Center Gai

Siang itu saya pengen makan sushi. Untungnya saya tau harus pergi kemana untuk mendapatkan sushi murah meriah pas dikantong backpacker seperti saya. Saya memutuskan makan di Genki Sushi! Saya bakal review Genki Sushi di postingan selanjutnya.

Setelah kenyang makan sushi, saya melanjutkan perjalanan menuju Tokyo Camii. Jadi Tokyo Camii itu masjid Turki yang merupakan masjid terbesar di Tokyo yang keren banget arsitekturnya!

img_3741
Tokyo Camii

Wisata religi udah terlaksana dan puas banget. Saatnya menikmati surga duniawi lagi, hehehe. Kali ini saya menuju  Harajuku. Di sore yang adem, Harajuku banyak dikunjungi cewek-cewek lho. Mulai dari remaja sampai dewasa, tapi pengunjung remaja cewek lebih mendominasi. Kebayang dong gimana rasanya berada di jalan sempit Takeshita Dori dikelilingin dedek-dedek gemes yang cute? Pokoknya Harajuku itu cuteness overload deh, mulai dari pengunjungnya, barang-barangnya, makanannya sampe arsitektur dan ornamen tokonya. Liat barang-barang lucu saya jadi pengen beli oleh-oleh, untung ada Daiso! Di Daiso barangnya murah-murah sekitar 100 yen-an tapi barangnya bagus-bagus. Oh iya, saya sempet makan crepes yang legendaris di Harajuku lho, namanya Marion Crepes, recomended banget!

img_3752
Harajuku banyak cewek!
IMG_3759
Marion Crepes

Puas dengan cute nya Harajuku, saya nyebrang ke daerah Omotesando yang lebih elit dan high class karena di Omotesando bertebaran butik, departement dan toko-toko branded macam Zara, Apple, Burberry, Louis Vuitton, you name it. Kalo sempet, main-main lah ke Omotesando Hills yang katanya departement store paling besar dan kece disana. Saya sih nggak sempet ngejabanin soalnya nggak selera & nggak ramah dikantong juga, hiks. Yang penting sih saya bisa mengunjungi Apple Store, walaupun nggak beli apa-apa & cuma foto depannya doang, tapi tetep amazed.

img_3771
Omotesando

img_3773

Menjelang malam, saya jalan-jalan sebentar ke Shinjuku. Nggak terlalu familiar dengan Shinjuku, yang pasti banyak toko-toko dan tempat makan. Mulai bingung makan malem dimana, akhirnya makan di Matsuya yang murah meriah dan jadi penutup perjalanan saya di hari ke 3 di Jepang. Sampai nanti di hari ke 4 di Jepang!

img_3783
Shinjuku
img_3788
Makanan penutup di hari ke 3

Total pengeluaran hari ke 3:

  • Daiso = ¥ 2700
  • Marion Crepes = ¥ 560
  • Lunch @ Genki Sushi = ¥ 516
  • Dinner @ Matsuya = ¥ 500
  • Jajanan lain (onigiri + minuman) = ¥ 520
  • TOTAL = ¥ 4796
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s